Panduan Persiapan Tahap 2

Sekarang mari simak panduan persiapan TAHAP 2. Disarankan membacanya di laptop/PC (bukan HP) dan bersama orangtua, lalu pastikan:

  1. Adik-adik paham maksudnya dan dapat menjalankannya.
  2. Bila ada yang tidak paham, diskusi dan tanya dulu orangtuamu.
  3. Bila orangtuamu juga tidak paham, minta orangtuamu bertanya ke pembina
  4. Jalankan persiapan dengan usahamu yang terbaik.

Catatan untuk Orangtua:

  • Persiapan Tahap ke-2 dijalani mandiri dan laporan minggu yang wajib masuk tiap hari SELASA pk. 21:00 WIB.
  • Orangtua merupakan pembimbing utama bagi peserta dalam menjalankannya. Untuk itu orangtua wajib paham isi panduan.
  • Peserta wajib mengirim laporan mingguan  sesuai batas waktu. Bila ada sesuatu dan lain hal, orangtua harap segera komunikasi dengan pembina SEBELUM batas akhir pengumpulan laporan. Keterlambatan tanpa komunikasi otomatis berarti mengundurkan diri.

Syarat Bagi Peserta

  1. Persiapan fisik, olahraga selama minimal 30 menit; OWA minimal 2x seminggu;  LUTUNG minimal 4x seminggu
  2. Latihan makan sayur mentahan (wortel, timun, dsj)
  3. Latihan masak nasi tanpa rice cooker sampai berhasil
  4. Latihan masak 3 menu kemping bebas sampah untuk minimal 5 porsi sampai berhasil (khusus LUTUNG)
  5. Menabung untuk seluruh/sebagian biaya ekspedisi (sesuai kesepakatan keluarga masing-masing)
  6. Membuat jurnal alam mingguan

Pelaporan

Pencatatan aktivitas yang tsb di atas dilakukan secara MANDIRI dalam BUKU CATATAN yang akan kamu bawa sebagai buku catatan saat ekspedisi. Tujuannya adalah membiasakan peserta untuk:

  • mengamati dan mencatat tanpa bantuan gadget seperti yang nanti dilakukan saat di lapangan.
  • menjalani aktivitas dengan kesadaran 
  • melatih kemampuan evaluasi

Bentuk laporan untuk tiap aktivitas bisa bervariasi, ada yang berupa HABIT TRACKER, LOG, dan/atau JURNAL. ​Bagi kalian yang sedang doyan bullet journaling, silakan kreasikan tracker dan log dalam bentuk yang estetik.

*) Di akhir Tahap 2, tiap peserta bersama orangtua akan mengevaluasi kesiapan pribadinya dan memutuskan apakah memenuhi syarat untuk ikut ekpedisi sesuai pilihannya atau perlu menyesuaikan. 

Aktivitas 1

Olahraga (habit tracker dan log)
tiap Selasa pk. 21:00 WIB mulai tanggal 8/5/18

  • Tujuan olahraga untuk meningkatkan daya tahan dan kekuatanmu, agar kuat berjalan dan mengangkat perlengkapanmu saat ekspedisi
  • Lakukan olahraga pilihanmu selama minimal 30 menit dalam zona latihan sedang (pelajari di sini ttg zona latihan)
  • Beri tanda dalam HABIT TRACKER mingguan, untuk tiap hari kamu berlatih.
  • Catat dalam bentuk LOG untuk penjelasan apa, dimana, berapa lama/jauh latihan dilakukan.
  • Foto tracker untuk seminggu yang sudah berjalan dan upload ke blog paling lambat di hari selasa berikutnya.

Aktivitas 2

Makan sayur dan buah mentahan (tracker)
tiap Selasa pk. 21:00 WIB mulai tanggal 8/5/18

Tujuan makan mentahan adalah:

  • menambah asupan vitamin dan mineral agar badanmu fit saat ekspedisi
  • membiasakan diri makan sayur dan buah mentah karena ini jenis makanan praktis untuk di lapangan. Bergizi, tidak perlu dimasak dan bebas sampah kemasan.
  • mengenal sayur dan buah yang disukai untuk jadi bekal ekspedisi

Tracker:

  • Isi dengan turus untuk tiap kali makan sayur/buah. Misal bila makan pagi nasi goreng dengan timun, makan siang dengan lalap selada, sore nyemil pisang. Tulis nama sayur dan buah yang dimakan pada kolom pertama. Isi TURUS 1x di tiap nama yang dimakan. Lihat di KBBI kalau kamu tidak tahu arti TURUS
  • Turus bukan untuk menghitung jumlah buah yang dimakan. Misalnya di hari yang sama kamu makan 2 buah pisang atau 2x makan pisang, maka kamu cukup menulis 1x turusnya. Sehingga jumlah maksimal turus untuk satu jenis sayur/buah per minggu adalah 7. 
  • Cobalah makan beragam sayuran dan buah tanpa dimasak. Lakukan berulang kali, hingga kamu mengenali mana yang kamu suka. ​
  • Foto tracker untuk seminggu yang sudah berjalan dan upload ke blog paling lambat di hari selasa berikutnya.

Aktivitas 3

Masak nasi tanpa rice cooker (jurnal)
Paling lambat 29/5/2018 pk. 21:00 WIB

Adik-adik semua sudah pernah mencoba saat bermalam di IPB. Cobalah lagi di rumah sendiri untuk menemukan cara yang tepat. 

Buat laporan dalam bentuk jurnal selengkap mungkin dan memuat:

  • Bahan yang dibutuhkan dan ukuran yang digunakan (bayangkan saat di lapangan)
  • Alat yang dibutuhkan untuk memasak
  • Cara memasak 
  • Hasilnya (termasuk bila ada kesulitan)
  • Perasaanmu saat latihan masak dan terhadap hasil masakan

Foto buku jurnalmu dan upload ke blog beserta foto hasil masakanmu

Aktivitas 4

Memasak 3 menu kemping (3 jurnal)
minimal sudah 1 menu pada tanggal 29/5/18 pk. 21:00 WIB
sisanya paling lambat tanggal 26/6/18

Adik-adik yang memilih Ekspedisi LUTUNG tentu tahu kalian akan masak berkali-kali untuk regu. Tentu sudah tidak perlu dijelaskan lagi panjang lebar tujuannya :-D.

Menghitung kalori
Saat ekspedisi kamu perlu mendapat asupan kalori yang cukup supaya mampu beraktivitas fisik. Jadi sebelum memilih menu yang akan kamu masak, mari belajar menghitung kebutuhan kalori dan kalori dari makanan/minuman yang kamu konsumsi. 

Berikut caranya:

  • Hitung kebutuhan kalorimu per hari. Bisa gunakan kalkulator kalori (pilih level aktivitas paling berat)
  • Catat jenis dan porsi makanan/minuman yang kamu konsumsi dalam sehari (pagi, siang, malam, cemilan, minuman manis)
  • Hitung jumlah kalori dalam bahan makanan di tautan berikut

Menyusun menu
Pilih 3 menu untuk makan sehari (pagi, siang, malam). Pertimbangan dalam memilih menu adalah:

  • memenuhi kebutuhan kalori (hitung kalori bahan makanan seperti cara di atas)
  • bahan tahan dibawa perjalananan dan bebas sampah, dan
  • mudah dimasak dengan alat masak yang terbatas (seperti yang dipakai saat latihan di IPB)

Contoh bahan makanan

  • Kentang, Wortel, Kol, Buncis, Labu, Terong, Kacang Panjang
  • Telur, Jamur, Tempe, Tahu, Ikan Asin, Cumi Asin, Kacang hijau
  • Silakan gunakan bahan lain yang bisa tahan dibawa perjalanan dan bebas sampah. Kamu bisa juga mengatur untuk memasak bahan yang kurang tahan lebih dulu daripada yang tahan lebih lama.

Catatan: adik-adik bisa coba intip file contoh rencana konsumsi yang pernah dipakai kakak Sekala Petualang. Menu ini masih belum bebas sampah. Silakan disesuaikan supaya kita bisa ekspedisi dengan bebas sampah.

Panduan memasak dan membersihkan

  • Siapkan bahan sebanyak untuk 5 porsi , coba untuk memasak, dan jangan lupa foto hasil masakanmu
  • Pastikan kamu membersihkan seluruh sisa bahan dan alat yang dipakai setelah masak
  • Buat lubang di halaman, kubur sisa kulit dan potongan bahan yang dimasak. Pastikan tidak ada sampah anorganik yang dihasilkan.
  • Ulangi tiap menu yang dipilih, ulangi minimal 1x di waktu yang berbeda untuk melancarkan.

Laporan memasak
Buat laporan dalam bentuk jurnal selengkap mungkin dan memuat:

  • Menu yang dipilih dan hitungan kalori per porsi
  • Semua bahan dan jumlah yang dibutuhkan untuk 5 porsi
  • Alat yang dibutuhkan untuk memasak
  • Cara memasak 
  • Hasilnya (termasuk bila ada kesulitan)
  • Perasaanmu saat latihan masak dan terhadap hasil masakan

Foto buku jurnalmu dan upload ke blog beserta foto-foto hasil masakanmu.

Aktivitas 5

Menabung untuk biaya perjalanan (1 tracker & 2 jurnal)
rencana 29/5/18 & tracker, hasil 26/6/18

  • Buat rencana tentang bagaimana kamu akan mendapatkan uang untuk biaya ekspedisi. Catat dalam buku jurnalmu. Lalu foto jurnalmu dan upload ke blog paling lambat tanggal 29/5/18 pk. 21:00 WIB.
  • Buat tracker untuk memantau pertambahan uangmu per minggu. Foto dan upload bersama laporan akhir, paling lambat tanggal 26/6/18 pk. 21:00 WIB.
  • Laporkan paling lambat tanggal 26/6/18 pk. 21:00 WIB berapa dana yang sudah terkumpul dan jelaskan darimana saja kamu peroleh. Evaluasi apakah rencanamu dapat dijalankan sesuai harapanmu.

Aktivitas 6

Membuat jurnal alam (8 jurnal)
tiap Selasa pk. 21:00 WIB mulai tanggal 8/5/2018

  • Tujuannya adalah melatih keterampilan pengamatan tumbuhan dan satwa yang sudah dipelajari untuk dipakai saat ekspedisi.
  • Sekala Petualang akan memberikan tema mingguan melalui WAG Penggalang untuk jurnal alam yang adik-adik akan buat. Contoh tema: Cari binatang yang berkaki 6 
  • Lakukan pengamatan dan pencatatan seperti yang telah diajarkan pada Pertemuan 4 dan Pertemuan 5.

Persiapan Pribadi

Selain aktivitas di atas, silakan adik-adik terus berlatih agar:

  1. Bertanggung jawab terhadap diri dan barang bawaan
  2. Beradaptasi dengan menu makanan yang seadanya
  3. Beradaptasi dengan fasilitas sanitasi yang minimal
  4. Dapat melakukan ibadah dalam perjalanan sesuai keyakinan
  5. Dapat bersikap aman dan santun di tempat umum dan dalam berinteraksi dengan orang baru/asing
  6. Tidak menghasilkan sampah selama perjalanan
  7. Dapat melakukan perjalanan dengan angkutan umum (untuk Ekspedisi LUTUNG)

Ekspedisi Pramuka OASE 2018

Selamat adik-adik…kalian sudah menyelesaikan Tahap 1 persiapan ekspedisi alam, yakni 8x latihan bersama Sekala Petualang selama bulan Januari-April 2018. Semoga bertambah keterampilan dan pengetahuan adik-adik.

Persiapan belum selesai, masih ada persiapan Tahap 2 dan Tahap 3. Kenapa banyak sekali persiapannya? Ya…karena ekspedisi di alam perlu persiapan matang. Ini semua demi kelancaran, keamanan, dan keselamatan tidak hanya dirimu sendiri, tapi juga teman-temanmu.

Jangan khawatir….untuk persiapan Tahap 2, seluruhnya dilakukan secara mandiri di rumah dengan bimbingan orangtua. Ini kesempatan loh bagimu untuk belajar mengatur waktu, karena saat perjalanan nanti keterampilan mengatur waktu sangat diperlukan. Pelaksanaannya mulai dari 1 Mei – 26 Juni 2018. Total ada 8 minggu sbb:

  • Minggu ke-1: 1/5 – 6/5
  • Minggu ke-2 7/5 -13/5
  • Minggu ke-3: 14/5 – 20/5
  • Minggu ke-4: 21/5 – 27/5
  • Minggu ke-5: 28/5 – 3/6
  • Minggu ke-6: 4/6 – 10/6
  • Minggu ke-7: 11/6 – 17/6
  • Minggu ke-8: 18/6 – 24/6

Tahap ke-3 berlangsung mulai 27 Juni 2018 sampai saat keberangkatan. Untuk Tahap ke-3 akan ada:

  • 2x pertemuan bersama Sekala Petualang, yaitu 27/6/18 dan 18/7/2018.
  • longmarch dan piknik OASE ​Lalu pada tanggal 4/7/18 akan ada 
  • persiapan teknis keberangkatan yang dilakukan di rumah, bekerjasama dengan regu dan pasukan sesuai pilihan ekspedisi.

PILIHAN EKSPEDISI

Ada dua (2) pilihan ekspedisi, yaitu Ekspedisi OWA dan Ekspedisi LUTUNG. Adik-adik semua tentu sudah memilih ekspedisi yang ingin diikuti dan mengisi formulir pendaftaran ekspedisi bersama orangtuamu.

Ekspedisi OWA
Ekspedisi ini bertujuan melatih keterampilan konservasi.

  • TN Halimun, Resort Cikaniki
  • Perjalanan dilakukan selama 4 hari 3 malam
  • Perjalanan dilakukan dengan kendaraan carteran
  • Lokasi camp dekat dengan akses kendaraan
  • Akomodasi di tenda
  • WC ikut di rumah penduduk
  • Makanan disediakan

Ekspedisi LUTUNG
Ekspedisi ini bertujuan melatih keterampilan hidup di luar ruang dan keterampilan konservasi

  • TN Gede Pangrango, Resort Situ Gunung
  • Perjalanan dilakukan selama 5 hari 4 malam
  • Perjalanan dilakukan dengan kendaraan umum disambung angkutan carteran
  • Akomodasi di tenda, lokasi berkemah berpindah 3x (flying camp)
  • Peserta harus berjalan kaki sekitar 5 km untuk mencapai lokasi berkemah dengan membawa barang
  • WC umum
  • Bawa logistik dan masak sendiri

Tantangan: Lokasi Ekspedisi

Ayo Kenali Lokasi Ekspedisi

Relevansi dengan Ekspedisi

Untuk memperkuat apa yang sudah diajarkan pada pertemuan ke-7 (tentang manajemen ekspedisi), maka peserta diberikan tantangan mencari tahu tentang kondisi tempat tujuan ekspedisi. 

Informasi terkait tempat tujuan yang diperoleh berguna untuk merencanakan peralatan dan perlengkapan yang nantinya perlu dibawa.

Setelah merampungkan 8x latihan persiapan, maka Penggalang OASE berencana akan melakukan Ekspedisi pada pertengahan/akhir bulan Juli 2018. 

Ada dua alternatif pilihan EKSPEDISI, yaitu Ekspedisi OWA (3 hari 2 malam ke TN Halimun) dan Ekspedisi LUTUNG (5 hari 4 malam ke Situ Gunung). 

Agar mengenal kedua lokasi yang menjadi alternatif, maka kamu diminta melakukan RISET UNTUK KEDUANYA.

Panduan bagi Peserta & Orangtua

  • Carilah informasi selengkap-lengkapnya tentang kedua alternatif lokasi ekspedisi (lihat di bawah panduan informasi yang dicari).
  • Catat informasi yang didapat dan disarankan untuk dilengkapi gambar supaya lebih menarik hasilnya.
  • Informasi tersebut dituliskan di buku kamu yang akan kamu pakai jadi catatan perjalanan dan pengamatan saat ekspedisi.
  • Diskusilah dengan orangtuamu tentang kedua tempat tsb dan  kesiapanmu untuk melakukan ekspedisi sebelum memutuskan ekspedisi yang menjadi pilihanmu. 
  • Setelah memutuskan bersama orangtuamu, jelaskan apa saja alasan yang mendorongmu memilih ekspedisi tsb.
  • Lalu buat juga check list kebutuhan peralatan dan perlengkapan yang akan kamu bawa sesuai tempat dan jumlah hari lamanya ekspedisi.

Kata kunci untuk riset lokasi

Ekspedisi OWA

  • TN Halimun di Resort Cikanik, Bogor
  • Stasiun Bogor 
  • Camp Citalahab

Ekspedisi LUTUNG

  • TN Gede Pangrango di Resort Situ Gunung, Sukabumi
  • Stasiun Bogor
  • Camp Cinumpang
  • Curug Sawer
  • Camp Puspa 2
  • Tegal Bagedor

Hasil riset yang baik adalah yang dapat membantumu mengambil keputusan. 

Penyajian hasil riset yang baik adalah yang dapat dipahami oleh  temanmu atau orang lain yang membacanya.

Informasi terkait lokasi yang dicari:

  • Dimana lokasinya (desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi)
  • Alternatif transportasi yang tersedia untuk mencapai lokasi, berapa lama perjalanan
  • Apa jenis hutan, hewan, dan tumbuhan yang dapat ditemui
  • Hal menarik apa yang dapat ditemukan
  • Pelayanan kesehatan terdekat dalam keadaan darurat
  • Apa saja ancaman/bahaya yang mungkin ditemukan
  • Cari, print, dan tempel di bukumu 5 foto tempat lokasi ekspedisimu. Atau alternatifnya, simpan 5 foto tersebut di blogmu lengkap dengan keterangannya.
  • Jika kamu ingin menambahkan informasi yang lainnya tentu saja diperbolehkan.

Cantumkan Informasi Terkait:

  • Kirim foto (yang sudah diberi nama) tampak atasnya ke group whatapps group penggalang 2018 dan upload juga ke blogmu.
  • Batas Pengiriman tantangan ini hari Rabu, 11 April 2018.
  • Fisik Tugas di Bawa saat pertemuan ke-8 Rabu, 18 April 2018
  • Hasil riset akan dibahas di WA grup Penggalang pada hari Jum’at (13 April 2018), waktu menyusul. Seluruh adik diharapkan hadir dan aktif saat diskusi online tsb.

Jurnal Zero Waste

Jurnal Pramuka Oase dalam mengikuti acara Riungan OASE: Ekspedisi nol Sampah bersama Siska Nirmala @zerowasteadventure, penulis buku Zero Waste Adventure.

Jurnal ini adalah salah satu syarat bagi Ekspedisi yang akan dilakukan Pramuka Oase di akhir term 2018.

Elang

Edelweis

Riungan Oase: Ekspedisi Nol Sampah

Belajar tentang Zero-Waste

Mau ikut bersama-sama belajar tentang Zero Waste?

Klub Oase akan menyelenggarakan acara Riungan OASE bertajuk Ekspedisi Nol Sampah bersama Siska Nirmala @zerowasteadventure, penulis buku Zero Waste Adventure

Buku itu ditulis berdasarkan pengalaman pribadinya melakukan Ekspedisi Nol Sampah ke lima puncak gunung di Indonesia sejak tahun 2013

Acara ini terbuka untuk UMUM. TEMPAT TERBATAS.

💳HTM Rp. 10.000,- .
💳📕HTM+Buku Zero Waste Adventure Rp. 50.000,- .
📆 Rabu, 28 Maret 2018 ⏰ Pk. 09:00-12:00 WIB

📍 Aula Prof Dr. Bahder Djohan, Universitas Ibnu Chaldun
Jl. Pemuda I Kav. 97, Rawamangun, Jakarta Timur

Info: 0812-2035-903 (WA)

Acara ini BEBAS SAMPAH

  • 🍶 Bawa botol minum, tersedia air untuk isi ulang
  • 🍱 Gunakan kotak makan bila membawa cemilan & makan siang
  • 🚌 🚊Parkir terbatas, disarankan naik transportasi umum
    (500 m dari Halte Transjakarta UNJ & Pemuda Pramuka)

Panduan membuat Jurnal Refleksi Diskusi Zero Waste

  1. Ceritakan tentang narasumber (narsum) dan mengapa ia terdorong melakukan ekspedisi nol sampah?
  2. Dari cerita yang disampaikan menurutmu pengalaman apa yang paling menarik?
  3. Sebutkan kiat-kiat penting yang kamu dapatkan dari acara diskusi, yang menurutmu akan berguna bila kamu melakukan ekspedisi nol sampah!
  4. Setelah mendengar cerita narsum, apakah kamu ingin mencoba melakukan ekspedisi nol sampah? Apapun pilihanmu, jelaskan alasannya
  5. Tulis apa yang kamu pikir paling menantang bila melakukan ekspedisi nol sampah, bila ada!

Seluruh calon peserta Ekspedisi OASE 2018 disyaratkan ikut diskusi dan membuat JURNAL refleksi diskusi zero waste ini. Batas waktu pengumpulan Rabu, 4 April 2018, pk. 21:00 WIB.

Ekspedisi OASE 2018 akan menerapkan prinsip zero waste. Pastikan adik-adik tahu cara melakukan perjalanan yang zero waste bila ingin ikut serta. 

Tantangan Infografis Satwa

Relevansi dengan Ekspedisi

Peserta mengetahui dan memahami dengan berbagai jenis – jenis satwa di Indonesia. Selain itu mereka akan mengulik informasi mendalam terkait satwa yang mereka pilih.

Ilustrasi

Peserta akan memilih satu jenis satwa yang ada di Indonesia. Satwa yang telah dipilih merupakan objek utama sebagai infografis, dimana peserta akan mencari informasi segala hal tentang satwa yang telah mereka pilih. Satwa tersebut digambar diselembar kertas A4 dan diberikan warna sesuai dengan warna aslinya satwa. 

Learning Objective

  • Peserta mengetahui berbagai macam jenis satwa di Indonesia
  • Peserta belajar untuk mengulik informasi dari suatu jenis satwa

Panduan Orangtua & Peserta

  • Pilih satu jenis satwa yang ada di Indonesia
  • Tantangan ini dikerjakan di selembar kertas A4.
  • Gambarkan dan warnailah satwa yang kamu pilih sesuai rupa aslinya.

Cantumkan Informasi Terkait:

  • Alasan mengapa kamu memilih satwa ini
  • Nama lokal, nama dalam bahasa inggris beserta nama ilmiahnya
  • Apakah yang ia makan?
  • Bagaimana ukuran tubuhnya? (Panjang dan tinggi, berat tubuhnya)
  • Dimanakah kita dapat menemukannya?
  • Bagaimana motif atau pola pada tubuhnya?
  • Apakah Status konservasinya?
  • Jika kamu ingin menambahkan informasi yang lainnya tentu saja diperbolehkan. Silakan hias infografis yang kamu buat sekreatif mungkin.

Tugas Tambahan:

  • Buatlah jurnal atau reportase kegiatan pertemuan OASE ke lima dan ke enam.  Kamu diminta untuk menceritakan kegiatan permateri  pada hari pertama dan kedua. Silahkan tambahan cerita terkait kegiatan lainnya yang kamu lakukan.
  • Jurnal ini bisa dikerjakan pada Blog masing-masing peserta kemudian dibagikan kepada Sekala Petualang dalam bentuk Link Tulisan.

Pengumpulan Tantangan

  • Kirim foto tampak atasnya ke group whatapps group penggalang 2018
  • Batas Pengiriman Foto dan Jurnal Rabu, 28 Maret 2018.
  • Fisik Tugas di Bawa saat pertemuan ke-7
  • Perlu diperhatikan, bahwa saat pertemuan selanjutnya. Karya infografis akan dipajang selama kegiatan berlangsung. Pastikan kalian membuat semenarik mungkin dan jangan sampai tertinggal ya.

Contoh Infografis

Sumber: harnas.co

Eksplorasi Satwa Liar

Hallo Penggalang 😆
Kamu tahu kan kalau tanggal 21-22 Maret 2018 kita akan menginap di Kampus IPB??

Eitss, tidak hanya menginap. Pada pertemuan 5 & 6 ini akan ada beberapa kegiatan antara lain :
1 Pengamatan satwa 🐒🐅🐦🐸🐍🦋
2 Membuat cetakan tapak satwa 🐾
3 Membuat Api 🔥🔥 serta Memasak 🍳🥘
••
Jangan sampai kamu melewatkan dua pertemuan yang asik ini! Sampai jumpa tgl 21 🙋🏻‍♀🙋🏻‍♂

Salam,
Sekala Petualang

Meeting Point :
📍: Gate Out, Stasiun Bogor
🕘 : 09.00 WIB
👕 : Kaus bebas dan bersepatu
💰 : Hanya boleh membawa sebesar 135.000

Perlengkapan Eksplorasi Satwa Liar Kampus IPB

PERLENGKAPAN PRIBADI

  • Sleeping bag,
  • Matras
  • Ransel
  • Pakaian ganti
  • Sepatu
  • Sepatu boots
  • Headlamp/senter
  • Botol minum
  • Alat mandi/kebersihan
  • Alat ibadah
  • Obat pribadi
  • Sandal
  • Kotak makan+bekal makan siang
  • Sendok
  • Jas hujan
  • Tas kecil dan Alat-alat tulis

PERLENGKAPAN KELOMPOK

  • Kamera 1buah
  • Meteran jahit/penggaris 30 cm 2 buah
  • Spatula 1
  • Pisau 2
  • Piring 2
  • Talenan 1
  • Korek gas 2
  • Sendok sayur 1
  • Centong nasi 1
  • Pensil warna/spidol warna 1 set

Jurnal Kemping Ceria OASEPenggalang

Tantangan 4 – Ayo kumpulkan data tumbuhan di sekitarmu!

Pertemuan ke-4

Pada pertemuan ke-4 (7/3/2018), Sekala Petualang telah mengajak peserta secara berkelompok untuk berkenalan dan melihat salah satu komponen penting dari ekosistem, yakni POHON secara lebih dekat. Peserta telah diajak mengamati pohon  dengan memperhatikan secara menyeluruh karakter-karakter fisik pohon yang terlihat seperti daun, batang, akar, bunga dan buah. Deskripsi hasil observasi dituangkan berupa gambar dan tulisan pada lembar kerja yang telah disediakan. Hasilnya dipresentasikan oleh masing-masing kelompok. 

Lewat kegiatan tsb di atas diharapkan peserta dapat mengenal karakter fisik pohon dan keunikan-keunikan yang terdapat pada setiap jenis pohon, termasuk peran-peran penting setiap bagian-bagiannya dalam segi kehidupan pohon itu sendiri. Peserta juga mengalami secara langsung bekerja di bawah naungan kanopi pohon, menghirup oksigen yang dihasilkan pohon tersebut, dan melihat langsung interaksi antara pohon dan hewan-hewan yang memanfaatkannya sebagai ruang hidup. Dari pengalaman ini diharapkan tumbuh kesadaran untuk mencintai dan memahami nilai penting sebatang pohon terhadap ekosistem.

Ringkasan Tujuan

  • Peserta mengenal berbagai macam–macam tumbuhan
  • Peserta terlatih untuk melakukan observasi terhadap tumbuhan disekitarnya
  • Peserta memahami fungsi tumbuhan di dalam ekosistem

Relevansi dengan EKSPEDISI

Untuk memperkuat apa yang sudah diperkenalkan pada pertemuan ke-4, maka peserta diberikan tantangan berikut untuk berlatih di rumah. Tujuannya agar pada saat ekpedisi nanti para peserta sudah terbiasa mengamati tumbuhan yang ada di sekitarnya dan mencatat hasil pengamatan.

Tantangan #4

Pilihlah beberapa jenis tumbuhan yang berbeda sekitar rumahnya. Lalu amati tumbuhan pilihanmu dengan teliti. Perhatikan:

  • bagaimana bentuk dan warna daun?
  • bagaimana pertulangannya?
  • bagaimana motif kulit batang pohon tersebut?
  • jika pohon tersebut memiliki buah apakah dapat dimakan?
  • jika memiliki bunga bagaimana rupanya?
  • apakah memiliki aroma yang khas?
  • apakah akarnya terdapat diatas permukaan tanah ataukah di bawah permukaan tanah?
  • dst

Panduan bagi peserta & orangtua

A. Perlengkapan

  • buku kosong atau dot ukuran A5 (ini akan dipakai sebagai buku catatan pengamatan alammu untuk seterusnya)
  • alat tulis
  • alat mewarnai
  • objek tumbuhan

B. Langkah pengerjaan

  • ​Pilih 5 jenis tumbuhan yang berbeda di sekitar rumah. Tumbuhan yang dipilih tidak harus yang berbeda di sekitar rumah.
  • Tumbuhan yang dipilih harus yang memiliki bagian lengkap (minimal daun, batang, dan salah satu buah/bunga/biji), tapi tidak harus pohon.
  • Untuk tiap jenis tumbuhan yang adik pilih, amati seluruh bagiannya dengan teliti dan catat hasilnya dalam buku pengamatan alammu

C. Cara mencatat hasil pengamatan

  • Nama tumbuhan dan tujuan penanaman dapat diketahui dengan menanyakan kepada pemiliknya. Jika masih belum diketahui nama jenis tumbuhan bisa diberikan kode “Tumbuhan A” dst.
  • Foto tumbuhan tersebut secara utuh (dari ujung daun hingga permukaan tanah). Lalu diprint (berwarna), boleh diprint kertas hvs biasa asalkan rupa tumbuhan tersebut terlihat jelas.
  • Gambarlah dan berikan deskripsi singkat bagian tumbuhan sesuai yang kamu lihat, meliputi:
    1. Daun tampak atas dan bawah
    2. Batang
    3. Bunga
    4. Buah
    5. Akar
  • Warnailah bagian tumbuhan tersebut sesuai penampakan aslinya.
  • Catat sebagai keterangan tambahan bila adik melihat hal yang unik seperti ada hewan di tumbuhan tsb.

TIPS

Adik bisa melihat beragam teknik menggambar dan mewarnai tumbuhan di internet seperti contoh di bawah ini, lalu mencobanya. 

Nature journal oleh Erin (klik untuk detail)
Ilustrasi oleh Lara Call Gastinger (klik untuk detail)

Pengumpulan tantangan

  • Foto seluruh catatan pengamatanmu dan buat menjadi sebuah kolase digital.
  • Kirim kolase ke email [email protected] (subject: [nama peserta]_Navigasi_OASE_Penggalang) dan juga kirim ke group whatapps group penggalang.
  • Batas pengumpulan tugas Rabu, 14 Maret 2018.
  • Bawa buku jurnal pengamatan alammu saat pertemuan selanjutnya.

Data & Fakta tentang pohon

Dalam definisi yang luas, pohon adalah salah satu tipe tumbuh tumbuhan yang memiliki karakteristik berupa batang yang jelas, yang menyokong pertumbuhan cabang, ranting dan daun. Pada beberapa penggunaan, definisi pohon dapat disempitkan menjadi hanya mencakup tumbuhan berkayu yang tidak hanya tumbuh secara primer (tegak lurus) namun juga sekunder (menyamping). 

Pohon bukanlah merupakan suatu kelompok takson sendiri, melainkan berbagai spesies tumbuhan yang berevolusi mengembangkan batang berkayu dan sistem percabangan sebagai satu metode untuk tumbuh melampaui tumbuhan lainnya dan mendapat keuntungan lebih dalam kompetisi memperebutkan sinar matahari. Pohon dibedakan dari berbagai tipe tumbuh tumbuhan lainnya seperti herba, semak dan tumbuhan merambat dari kemampuannya membentuk kanopi. Berdasarkan definisi tersebut, berbagai jenis tumbuhan yang biasanya dikenal sebagai pohon, seperti pohon kelapa, pisang, dan pepaya, bukanlah termasuk dalam kelompok pohon sejati.

Pohon memiliki bagian-bagian utama yang terlihat dan ada sepanjang tahun, yaitu akar, batang dan daun, serta bagian-bagian yang tidak tetap (musiman), seperti bunga dan buah.

  • Akar: Akar adalah bagian pohon yang berada di bawah tanah. Akar pohon berperan sebagai jangkar dan sebagai penyerap air dan nutrien. Akar adalah bagian yang paling awal tumbuh dalam proses persemaian biji menjadi benih. Akar pertama inilah bagian yang nantinya akan menunjam jauh ke dalam tanah sebagai akar tunjang. Di bagian sisi-sisi akar tunjang ini akan tumbuh akar-akar samping yang menyebar dan terkadang menyembul keluar akibat erosi permukaan tanah.
  • Batang: Peran utama batang adalah mengangkat daun-daun pohon di atas permukaan tanah dan memungkinkan pohon melampaui tumbuhan lain menggapai sinar matahari. Batang biasanya adalah bagian paling besar dan terlihat dari pohon. Pertumbuhannya sangat lambat, namun kuat dan keras karena berisi zat kayu. Bagian paling luar dari batang, dan paling terlihat, adalah kulit batang yang berasal dari sel-sel jaringan filem yang telah mati. Kulit batang yang relatif tebal dan bersifat anti air menyelimuti bagian dalam batang dan melindunginya dari cuaca, penyakit dan serangan hewan.
  • Daun: Daun adalah organ tumbuhan yang berperan khusus dalam proses fotosintesis. Sebatang pohon biasanya memiliki pola susunan daun yang sedemikian rupa untuk memaksimalkan penerimaan cahaya matahari. Berbagai jenis pohon telah mengembangkan daun ke dalam berbagai tipe bentuk dan ukuran, sebagai respon terhadap tekanan lingkungan termasuk iklim dan pemangsaan. Daun dapat berbentuk lebar atau sempit hingga menjarum, tersusun sederhana atau kompleks, halus atau berrambut, lunak atau keras, meranggas atau hijau sepanjang tahun.